Andrew Carnegie : Kebaikan Yang Nyata dan Permanen
Dia pernah mengatakan bahwa “Sungguh memalukan seorang pria yang meninggal dalam kondisi kaya”. Maka, selama bertahun-tahun kemudian, Carnegie mendonasikan harta bendanya untuk amal. Jumlahnya bahkan sampai US$ 350 juta
Build like a Child
Go ahead and build your dreams, but build with a child’s heart. When the sun sets and the tides take – applaud. Salute the process of life and go home with a smile….
Pengakuan Iman Rasuli – Bagian : 43 Butir Ketiga (13.1)
Roh Kudus membersihkan dosa, menjadikan seseorang suci, dan membenarkan kita menjadi milik Tuhan. Semua langkah keselamatan yang dialami dan dinikmati oleh orang Kristen adalah hasil pekerjaan Roh Kudus…
Anthony Robbins : Perasaan dan Emosi
Salah satu gelandangan yang pernah dinasehati Anthony. Sekarang dia telah sukses dan menjadi manager di sebuah perusahaan. Orang tersebut merasa bahwa Anthony memiliki bakat yang luar biasa…
Stopped by a Brick
A successful young executive was riding his brand new Jaguar down a neighborhood street when he noticed a kid darting out from between parked cars. He slowed down a little but as he appeared near it, a brick smashed into his car’s door. He slammed on the brakes and...
Pengakuan Iman Rasuli – Bagian : 42 Butir Ketiga (12.2)
Kasih Allah membuang semua tembok yang memisahkan suku, bangsa, lapisan masyarakat, orang kaya dan orang miskin, laki-laki dan perempuan. Semua dihancurkan temboknya dan dipersatukan menjadi Gereja.
Hilary Hinton Ziglar : Menjadi Teman, bukan Mencari Teman
Tokoh veteran Perang Dunia II yang telah meninggal dunia (12 Nopember 2012) tersebut awalnya adalah seorang salesman alat masak dan akhirnya dikenal sebagai salah satu marketer paling sukses
The Warrior’s Destiny
A great Japanese warrior named Nobunaga was going to war with a fierce enemy with only one-tenth the number of men the opposition commanded. He knew that he could win the fight with a well planned strategy, but his soldiers were in doubt. On the way the leader stopped...
Pengakuan Iman Rasuli – Bagian : 42 Butir Ketiga (12.1)
Bangsa Romawi mempunyai hak istimewa, mereka adalah orang mulia yang tidak boleh dihina. Orang Yahudi dan Mesir adalah orang hina. Tentara Romawi menindas agama dan bangsa lain. Perempuan dilecehkan, tawanan dijadikan budak, tidak mempunyai kebebasan sampai mati, hidupnya dibelenggu oleh bangsa Romawi.






