Terkadang ungkapan “karena setitik nila, rusak susu belanga” adalah benar adanya. Kita lupa hal-hal positif ketika hal buruk terjadi. Kita lupa bahwa ada tindakan-tindakan kecil, tapi positif yang bisa dibuat orang, diantaranya adalah kisah berikut.

Sebuah apotik yang beroperasi 24 jam kedatangan pasangan suami istri, seorang bapak-bapak, dan pemuda. Saat giliran pasangan tersebut di kasir, sang suami bertanya pada penjaga kasir apakah obat yang dipilihnya bisa dipakai untuk mengobati sakit punggung istrinya yang sedang hamil. Sang penjaga kasir pun meminta pasangan itu menunggu untuk bertanya ke apoteker.

Selang beberapa waktu apoteker itu ikut menemui pasangan itu dan bertanya, “Ini dapat digunakan untuk mengobati sakitmu, tapi adakah keluhan lain?”. “Aku batuk keras yang membuat sakit punggungku bertambah parah,” kata sang istri. Apoteker lalu mengambil obat lain dan menawarkan pada pasangan itu, tapi sang suami berkata “Maaf, saya baru kehilangan pekerjaan dan tak mampu untuk membeli obat itu”.

Ternyata, sang apoteker memang sudah memerhatikan pasangan itu sejak memilih obat, kemudian sang apoteker langsung mengambil sejumlah obat untuk sakit punggung dan batuk, serta beberapa pakaian bayi. Dirinya memberikan semua itu secara gratis pada pasangan itu, mereka pun tak dapat menahan air mata dan menangis sambil berterima kasih pada apoteker itu.

Kemudian, bapak-bapak yang juga sedang berada di dalam apotik, mendekati pasangan itu dan menawarkan pekerjaan pada suami dari pasangan itu. Kembali tangis haru pun berderai dari pasangan itu dan berterima kasih pada orang-orang yang menolong mereka.

Sumber :  https://www.idntimes.com/life/inspiration/erwanto/9-cerita-inspiratif-tentang-kebaikan-akan-mengingatkanmu-bahwa-kemanusiaan-itu-masih-ada-1/full