Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail

Marilah kita bersyukur karena jika ada orang yang diberi talenta oleh Nya lebih dari kita, disamping kita dapat menikmati karya yang mereka buat jelaslah suatu prinsip mengatakan bahwa yang diberi akan dituntut lebih karena memang manusia dicipta tidak sama rata , berikut ini  adalah contoh dari beberapa orang yang bisa disebut Jenius dibidangnya :

I. Kim Ung-Yong : Manusia Ber-IQ Tertinggi di Dunia

Dia menempuh pendidikan di universitas jurusan fisika saat berusia 3 tahun. Di usianya  yang ke-4, dia mampu membaca dan menulis dalam empat bahasa, yaitu Jepang, Inggris, Korea, dan Jerman. Diusia tersebut, dia juga menunjukan kemampuannya dalam menyelesaikan soal-soal kalkulus integral dan diferensial yang sangat kompleks. Kemampuannya ini dipertontonkan dalam suatu acara TV di Jepang. Pada usia 7 tahun, dia diundang ke Amerika oleh NASA. Ia mendapat gelar profesor Ph. D dalam bidang Fisika di Coloradi State University sebelum berusia 16 tahun. Semasa kuliah, ia bekerja sebagai peneliti di NASA dan melanjutkan pekerjaan tersebut sampai pada 1978. Kemudian, ia memutuskan untuk kembali ke Korea. Di korea ia mendalami bidang teknik sipil, yang jauh berbeda dari dari bidang yang ia alami sebelumnya(fisika). Meskipun demikian, ia berhasil mendapat gelar doktor pada bidang teknik sipil. Lahir pada tahun 1962, Anak dari Korea ini dinobatkan sebagai manusia jenius di seluruh dunia. Ia mencatatkan dirinya pada Guinness Book of World Records dengan “Highest IQ” 210.

II. Gregory Smith :Mendapat Hadiah Nobel Pada Umur 12 Tahun

Lahir pada tahun 1990, Gregory Smith mencatatkan namanya pada nobel perdamaian. berkat usahanya dalam mendirikan International Youth Advocates. Perkumpulan Orang muda seluruh dunia. Gregory Smith adalah seorang anak cerdas luar biasa yang terkenal di Amerika Serikat. Ia lulus dari universitas pada usia tiga belas tahun dengan berbagai penghargaan dan saat ini sedang mengambil empat gelar doktor di Universitas Virginia. Pada usia sembilan tahun, ia mendirikan Youth Advocates (Penganjur Muda), sebuah organisasi yang mempromosikan perdamaian dan non-kekerasan, dan ia telah dinominasikan sebanyak empat kali untuk Hadiah Noble Perdamaian. Ia telah bertemu dengan sejumlah presiden (termasuk Presiden Amerika Serikat, Bill Clinton), pemenang Hadiah Nobel Perdamaian dan para pemimpin lainnya. Ia juga pernah muncul di hadapan Dewan Keamanan PBB dan menjadi delegasi CCF bagi Sesi Khusus PBB terhadap Hak-Hak Anak. Beberapa pencapaian Gregory yang paling ia banggakan adalah pembangunan Sekolah Perdamaian di Kenya yang tercabik-cabik karena peperangan dan  pembangunan perpustakaan umum pertama di Rwanda

III. Akrit Jaswal : Dokter Bedah Usia 7 Tahun

Julukan “anak terpandai di dunia” telah melekat pada Akrit Jaswal, seoarang anak dari India. Ia mengejutkan Publik, ketika pada umur 7 tahun melakukan pembedahan pada seorang gadis lokal di tempatnya. gadis itu menderita luka bakar di tangannya,  hingga tangannya tidak dapat dibuka, dan jaswalpun melakukan pembedahan hingga jemari gadis itu bisa terbuka seperti sedia kala. Saat ini, ia tercatat sebagai dokter paling muda di dunia, ia diterima di Universitas pada usia 11 tahun. Dokter kecil dari India yang lahir pada 23 April 1993. Menurut ibunya Raksha Kumari Jaswal, kejeniusan Askrit sudah terlihat sejak ia masih balita. Tidak seperti kebanyakan bayi pada umumnya, ia sudah dapat langsung berjalan, di saat bayi-bayi lainnya masih pada tahap merangkak. Dapat berbicara pada usia 10 bulan, dan di usia 5 tahun sudah membaca buku karangan William Shakespeare. Akrit mengembangkan ilmu pengetahuannya pada usia dini, usia yang sangat tidak biasa untuk seorang anak balita. Dokter di rumah sakit setempat memperhatikan dan membiarkan untuk melihat operasi pada usia 6 tahun dan dia terinspirasi untuk mempelajari tentang medis.

IV. Cleopatra Stratan : Penyanyi Berusia 3 Tahun Pencetak #1 Hit

Lahir Pada 6 Oktober 2002 di Chisinau. ia adalah pencatat sejarah di Industri musik sebagai seorang penyanyi. Dengan albumnya tahun 2006 La vârsta de trei ani (“pada usia 3″). Dia mencatat record seorang artis cilik yang tampil diatas panggung dengan ribuan penggemarnya. Dia juga menerima penghargaan MTV Award dalam Artis termuda yang mencetak #1 Hit. Awal mula Cleopatra masuk dapur rekaman yaitu ketika Sang Ayah Pavel Stratan merekam dirinya bernyanyi ketika berumur 3 tahun.  Sungguh luar biasa memang Cleopatra dengan cepat dan menikmati waktu bernyanyinya dengan Sang Ayah.  Melihat bakat dan kemampuan yang biasa untuk seumuran 3 tahun, Banyak orang yang menyarankan agar Cleopatra mencoba mengikuti Guiness Book of World Records untuk memecahkan rekor penyanyi cilik yang bernyanyi langsung di panggung dan membuat album nyanyinya sendiri.  Akhirnya sekitar tahun 2006, Cleopatra berhasil merilis album pertamanya di umur 3 tahun dengan judul La vârsta de 3 ani.

V. Aelita Andre : Pelukis berusia 2 tahun

Anak kelahiran Australia ini, baru berumur dua tahun sudah menunjukkan kualitasnya sebagai jenius, ia memiliki sebuah gedung pertunjukkan untuk karya-karya abstraknya. Pada mulanya Mark Jamieson, direktur dari Brunswick Street Gallery di Melbourne’s Fitzroy. Tretarik melihat sebuah poto lukisan dari Aelita Andre, dan dia menginginkannya bergabung dalam grupnya karena bakat lukisannya itu. Ketika undangan telah dibuat, ia baru saja menyadari bahwa Aelita adalah anak yang masih berumur 22 bulan. Namun ia tetap melanjutkan pertunjukannya itu. Aelita Andre, adalah seniman termuda dengan kelahiran 9 Januari 2007 yang memang baru berusia 5 tahun. Tetapi, ia sudah menggelar ekshibisi seni pertamanya di New York, Amerika Serikat. Lukisan-lukisannya pun disetarakan dengan karya Pablo Picasso.

Seniman belia asal Australia tersebut menyedot perhatian massa berkat karya-karyanya di Agora Gallery, Manhattan. Bahkan, sembilan lukisannya telah terjual dengan harga masing-masing US$ 9.900 (Rp 84,5 juta).  Mayoritas karya Aelita terinspirasi dari alam dan luar angkasa. Para pencinta seni menghadiri ekshibisi solo perdana Aelita yang bertajuk The Prodigy of Colour lalu. Direktur Agora Gallery Angela Di Bello mengatakan Aelita adalah anak yang cepat berkembang dengan bakat yang langka. “Ia spesial dalam hal itu. Ia sangat tahu apa yang ia lakukan. Ia mengerti warna, komposisi, dan tekstur,” ujar Di Bello mengenai Aelita. “Jika anda melihat lukisan-lukisannya, Anda akan melihat itu sangat seimbang. Ia sangat konsisten dengan karyanya. Jadi, dia telah mengembangkan gaya lukisannya sendiri,” tambah Di Bello. Menurut Di Bello, sebelum ekshibisi dibuka untuk publik, galeri telah menjual empat lukisan Aelita. Lima lukisan lagi terjual saat pembukaan ekshibisi. Sebanyak 24 lukisan dijual di ekshibisi tersebut dengan harga antara US$ 4.400 (Rp 37,5 juta) hingga US$ 10.000 (Rp 85,3 juta). Nikka Kalashnikova dan Michael Andre, Orang tua Aelita, yang juga seniman, sepakat karya seni anak mereka sangat polos. Ibu Andre, percaya bahwa putrinya menjadi anak ajaib. Ia menunjukkan beberapa lukisan Andre ke seni yang berbasis di Melbourne kurator saat gadis itu 22 bulan.  Menurut mereka, Aelita mulai melukis sejak usia 11 bulan. Dua tahun lalu mereka menunjukkan karya Aelita ke pemilik galeri komersial Fitzroy, Mark Jamieson. Jamieson setuju untuk menggelar ekshibisi untuk Aelita. Namun, saat menyetujui itu, Jamieson tidak tahu usia Aelita yang masih belia. “Saya sangat terkejut. Dan sejujurnya, saya sedikit malu,” ujar Jamieson saat mengetahui usia Aelita. Jamieson pun berpikir keras apakah harus melanjutkannya atau tidak. Ia merundingkan hal tersebut dengan rekan-rekannya. “Lalu, saya berpikir, ‘Kita akan mencobanya’,” kata Jamieson. Sejak itu, Aelita membangun kariernya sebagai pelukis abstrak ekspresionisme. Ia pun sudah disetarakan dengan pelukis kenamaan seperti Jackson Pollock (Seorang pelukis jenius beraliran ekspresionis abstrak).

VI. Saul Aaron Kripke : Mengajar di Harvard saat Masih SMA

Lahir di New York dan tumbuh dewasa di Omaha di 1940.  Saat masih duduk dibangku SMU ia memperoleh surat dari Harvard agar mau berkarya sebagai dosen Matematika, namun ibunya menyuruhnya untuk menamatkan sekolahnya terlebih dahulu.

Saat masih duduk di kelas empat sekolah dasar Saul Aaron Kripke`menemukan aljabar, dan pada akhir sekolah tata bahasa bahkan ia telah  menguasai geometri dan kalkulus serta memahami tentang filsafat. Ketika remaja ia pun telah menulis serangkaian kertas yang akhirnya mengubah studi logika modal.  Dan sesuai permintaan sang ibu maka setelah menyelesaikan SMA, ia akhirnya memilih perguruan tinggi Harvard sebagai tempat dia berkarya. Saul Aaron Kripke dihadiahi Schock Prize, Nobel Filosofi. Sekarang, ia dinobatkan sebagai ahli filsafat terbesar dalam sejarah.

Intelektualitas adalah harta yang harus kita pertanggungjawabkan kepada Tuhan.

Sumber : Dari berbagai sumber diantaranya https://www.inspirasidaily.com/jenius-sejak-muda/

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail
Facebooktwitterlinkedinrssyoutube