Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Jessica Cox, 25 tahun, mendapatkan izin menerbangkan pesawat pada tanggal 10 Oktober 2008 yang lalu. Jessica juga memiliki dua sabuk hitam di bidang seni beladiri Tae Kwon Do, mendapat gelar S1 di bidang Psikologi, dan menapaki karier sebagai seorang pembicara motivasi. Apa yang tak dimiliki Jessica Cox? Kedua lengan.

Cacat tanpa kedua lengan tidak menghentikan Nona Cox untuk mencapai dan melampaui tujuan-tujuan hidupnya. Sejak lahir, kedua kakinya berfungsi juga sebagai lengannya. Ia dapat mengemudikan mobil, mengetik dengan kecepatan 25 kata per menit, dan menerbangkan pesawat udara sungguhan dengan menggunakan kedua kakinya tanpa kesulitan. Ia merupakan wanita tanpa lengan pertama yang mendapatkan izin menerbangkan pesawat.

“Aku sangat mendorong orang-orang cacat untuk berlatih menerbangkan pesawat,” ujar Cox. “Hal itu menolong untuk menjungkir-balikkan pendapat banyak orang bahwa orang-orang cacat itu tak berdaya, sehingga mereka yakin bahwa orang-orang yang cacat juga memiliki daya dan kemampuan untuk menetapkan sasaran-sasaran yang tinggi dan mencapainya.

Jessica meraih izin Sport Pilot-nya dari “Able Flight”, sebuah perusahaan pelatihan terbang di North Carolina yang membantu orang-orang cacat untuk belajar menerbangkan pesawat. Selain itu Nona Cox juga mendapatkan bea siswa dari “Able Flight”

 

Video wawancara antara Jessica Cox dengan Fox TV dapat dilihat di: https://www.foxnews.com/video-search/m/21713338/inspirational_story.htm?pageid=23000

Sumber : https://pentas-kesaksian.blogspot.com/search/label/Semangat%20-%20Encouragement

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
Facebooktwittergoogle_pluslinkedinrssyoutube